Sabtu, 05 April 2014

TAK DAN HANYA

Di bawah jembatan layang
Tak ku lihat seorang pun menanak nasi
Tak ku lihat seorang pun menjijing kresek putih berisi sayur-mayur
Tak ku lihat seorang pun menyiang insang ikan
Hanya duduk terlamjun dan tangannya menengadah
Sambil berkata, “kali belum amkan tiga hari”

Di pealataran trotoar
Hanya ku lihat orang-orang berkulit dekil
Hanya ku lihat orang-orang dengan baju robek di ketiaknya
Hanya ku lihat orang-orang dengan gelas plastiknya berisi gopean
Tak aada satu pun yang memegang sedok dan garpu
Tak kurang aku mendengar prasa, “Kami belum makan tiga hari”

Aku tak tega meratapinya
Tak kuat mengikuti satu persatu kalimatnya
Hanya dengan uang kecil ku sodorkan
Dan segelintir senyum ku tebar

Bogor, 4 April 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar