TAK DAN HANYA
Di
bawah jembatan layang
Tak
ku lihat seorang pun menanak nasi
Tak
ku lihat seorang pun menjijing kresek putih berisi sayur-mayur
Tak
ku lihat seorang pun menyiang insang ikan
Hanya
duduk terlamjun dan tangannya menengadah
Sambil
berkata, “kali belum amkan tiga hari”
Di
pealataran trotoar
Hanya
ku lihat orang-orang berkulit dekil
Hanya
ku lihat orang-orang dengan baju robek di ketiaknya
Hanya
ku lihat orang-orang dengan gelas plastiknya berisi gopean
Tak
aada satu pun yang memegang sedok dan garpu
Tak
kurang aku mendengar prasa, “Kami belum makan tiga hari”
Aku
tak tega meratapinya
Tak
kuat mengikuti satu persatu kalimatnya
Hanya
dengan uang kecil ku sodorkan
Dan
segelintir senyum ku tebar
Bogor, 4 April 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar