Sabtu, 05 April 2014

BUKAN MILIK KAU


Ternyata tak hanya makanan belaka  yang iya incar
Tapi juga selembar kertas ia rauk pula
Selembar kertas yang membuat bola mata setiap orang menghijau

Padahal itu bukan miliknya
Bukan pula hak ia dapat
Mengapa kau harus rauk itu semua
Sampai wadahnya kau jilat sedap

Kaukah kau milik siapa lembaran kertas itu,
Wahai dewa!
Kami, kaum rumput sepak bola,
meluapkan kantong dan menyodorkan tangan ini untuk negri
Untuk saudara-saudara kami yang dapurnya tak ngebul
Untuk saudara-saudara kami yang Kasurnya sekeras batu
Untuk saudara-saudara kami yang bergaul dengan ngiangan lalat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar