KSATRIA HAWA
Kepada mu yang tegar
Wahai Nusaibah sang ketria
hawa
Tahu kah kau siapa dirimu?
Diri asli yang terselinap di
sempal jiwamu
Sampai kau bias melumpuhkan
aku yang lemah ini
Hanya dengan pandangan
sekelebat
Ranah ini seperti menolak
parasmu
Rumpun ini bagai menolakmu
hingga ia tak mau disentuh
Dan hanya sebagian kecil
ubun-ubun yang berfikir
Bahwa kau itu manusia hebat
Mungkin di antara ubun-ubun itu
adalah
Aku……
Si lemah dari metropolitan
Walaupun tak pernah melihat
sehelai rambutmu
Tapi aku yakin
Rambutmu itu berwarna merah
Bukan karena polesan pewarna
Atau ingin terlihat jelita
semata
Tapi warna yang melambangkan
ketegaranmu yang membuncah
Kau itu seperti Naila, istri
Sayyidina Utsman
Kau adalah salah satu kaum
hawa yang suka menenteng pedang
Bukan untuk menebas leher
Atau untuk menusuk ulu hati
Agar tetap tersangkar dalam
pelupuk hati
Setiap kali aku melihatmu aku
berfikir
Betapa reotnya aku
Lebih reot dari kayu santapan
rayap
Ingin sekali aku memakai baju
zirah seperti yang kau pakai
Menjadi lebih tegar
Itulah yang ku harap
Walau harus ditolak berbagai
ras
Tetap kokoh dalam pondasi
Terima kasih
Kepadamu yang tegar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar